Langsung ke konten utama

Postingan

Belajar dari Pengalaman: Mengapa Chat Dosen Terlalu Panjang Malah Sering Di-ghosting?

Halo teman-teman mahasiswa!  Kembali lagi nih di Ceritanya Ririz. Pernah enggak sih, kamu udah meluangkan waktu 15 menit demi menyusun chat se-rapih mungkin ke dosen pembimbing atau dosen matakuliah? Mulai dari salam yang super formal, permohonan maaf yang berlapis-lapis, mengenalkan diri dari nama, NIM, kelas, jurusan, fakultas, sampai ke nama universitas. Kamu baca ulang tiga kali, merasa ini udah "format lengkap paling sopan", lalu klik send . Hasilnya? Cuma di-read. Atau lebih parah, dibalas dua hari kemudian dengan satu kata: "Ya." atau  "Ke ruangan saya besok." Sakit sih, tapi nyata. Di sini kita sering salah kaprah. Banyak dari kita yang mengira bahwa semakin panjang dan lengkap sebuah chat, maka akan semakin dinilai sopan oleh dosen. Padahal, kenyataannya? Enggak semua dosen punya waktu (dan kesabaran) buat baca esai di WhatsApp. Kali ini, Ririz mau berbagi POV / sudut pandang kenapa chat pendek yang langsung ke inti justru lebih disukai dosen, te...
Postingan terbaru

Kaget Jadi Maba? Tenang, Kamu Gak Sendirian kok, Berikut Ini 8 Penyebab dan Tips Terbaik untuk Mengatasinya

Masuk kuliah merupakan fase transisi yang besar. Banyak orang mikir kuliah itu hanya “sekolah dengan versi yang lebih bebas”, padahal sebenarnya ialah dunia baru yang cara kerjanya berbeda. Karena itu, culture shock hampir pasti dialami mahasiswa baru, entah itu ringan atau bahkan yang berat sekalipun. Halooo... Aku Ririz, penulis pemula di blogger . Di artikel kali ini, aku akan membahas apa saja culture shock paling nyata yang aku dialami selama minggu pertama menjadi maba , kenapa bisa terjadi , dan cara adaptasi terbaik supaya kamu tetap produktif dan tetap menikmati masa kuliah . Dari yang terlihat pada umumnya, kehidupan kampus itu keren ga sih? jadwal yang fleksibel, lingkungan lebih bebas dan luas, lebih banyak organisasi seru, dan kesempatan bertemu orang-orang baru dari berbagai daerah. Tapi... ketika hari pertama benar-benar tiba, banyak maba yang sadar bahwa dunia kampus ternyata tidak se-“simple” yang dibayangkan. Kayak yang dilihat di film, pemerannya cuma kupu-kupu ...

Pengalaman Pribadi Daftar KIPK: Dari Ragu Sampai Lolos Seleksi Mandiri PTS!

Pendahuluan Waktu pertama kali dengar tentang KIP Kuliah , aku sama sekali nggak ngerti harus mulai dari mana. Informasinya banyak, syaratnya panjang, dan rasanya rumit. Tapi... setelah aku coba jalani sendiri, ternyata prosesnya bisa dilewatin dengan tenang asal ikut langkah-langkahnya (sesuai prosedur) pastinya. Selain artikel pertama yang aku publish , melalui artikel ini aku mau berbagi pengalaman daftar KIPK , dari pengenalan sejak SMA, jalani tahapannya sendiri sampai tips sederhana yang biasanya bikin bingung tapi bagus buat dijadikan pembelajaran. Kenapa sih Aku Daftar KIPK? Sejujurnya, keputusan untuk daftar KIPK itu bukan sesuatu yang langsung muncul di kepalaku. Aku butuh waktu untuk benar-benar yakin. Waktu itu, aku masih bingung antara “berani mencoba” atau “takut nggak diterima karena merasa nggak cukup layak”.  Tapi ada 3 alasan yang akhirnya mendorong aku buat nekat daftar :)  1. Latar belakang ekonomi keluarga Aku berasal dari keluarga yang sederhana. Ibuku ...